Senin, 13 Mei 2013
Senin, 01 April 2013
KUIS I (RUANG LINGKUP EKONOMI)
1. Jelaskan tentang definsi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ?
jawab :
Definisi Ekonomi menurut para ahli.. Secara umum, bisa dibilang bahwa ekonomi adalah sebuah bidang kajian tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau distribusi.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli:
* ADAM SMITH Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara
* MILL J. S Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan
* ABRAHAM MASLOW Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
* HERMAWAN KARTAJAYA Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya
* PAUL A. SAMUELSON Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat Definisi Ekonomi dalam Islam menurut Para Ahli
* S.M. Hasanuzzaman ilmu ekonomi islam adalah pengetahuan dan aplikasi ajaran-ajaran dan aturan-aturan syariah yang mencegah ketidak adilan dalam pencarian dan pengeluaran sumber-sumber daya, guna memberikan kepuasan bagi manusia dan memungkinkan mereka melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka terhadap Allah dan masyarakat
* M.A. Mannan ilmu ekonomi Islam adalah suatu ilmu pengetahuan social yang mempelajari permasalahan ekonomi dari orang-orang memiliki nilai-nilai Islam
* Khursid Ahmad ilmu ekonomi Islam adalah “suatu upaya sistematis untuk mencoba memahami permasalahan ekonomi dan perilaku manusia dalam hubungannya dengan permasalahan tersebut dari sudut pandang Islam
* M.N. Siddiqi ilmu ekonomi Islam adalah respon “para pemikir muslim terhadap tantangan-tantangan ekonomi zaman mereka. Dalam upaya ini mereka dibantu oleh Al Qur’an dan As Sunnah maupun akal dan pengalaman
* M. Akram Khan ilmu ekonomi Islam bertujuan mempelajari kesejahteraan manusia (falah) yang dicapai dengan mengorganisir sumber-sumber daya bumi atas dasar kerjasama dan partisipasi
* Louis Cantori ilmu ekonomi Islam tidak lain merupakan upaya untuk merumuskan ilmu ekonomi yang berorientasi manusia dan berorientasi masyarakat yang menolak ekses individualisme dalam ilmu ekonomi klasik
2. Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi? jelaskan!
jawab :
Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia dihadapkan pada berbagai masalah. Hal ini dimungkinkan karena jumlah dan macam kebutuhan manusia tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.
Masalah ekonomi bagi produsen Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen
a. Barang apa yang harus diproduksi (what)
b. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why)
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)
Masalah ekonomi yang dihadapi konsumen. Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumenakan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan / penghasilan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.
3. Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga?
jawab : .
- Distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah for whom secara adil.
- Ketidaksempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar, sehingga what dan how tidak terpecahkan secara baik.
- Barang-barang kolektif, barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya, sehingga jelas hal ini tidak bisa dipecahkan oleh what. Misalnya keamanan masyarakat.
- Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan masalah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.
- Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.
4. Apa yang dimaksud dengan system perekonomian?
jawab :
Sistem Ekonomi adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasi sumber daya yang dimiliki, baik kepada individu maupun organisasi. Perbedaan antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia ada di antara kedua sistem tersebut.
5. Jelakan system ekonomi yang berkembang saat ini?
jawab :
System ekonomi yang berkembang saat ini dikenal dengan System Ekonomi Modern Tokohnya John Maynard Keynes (1935). Pemikiran ini muncul sebagai alternative atas kelemahan system ekonomi klasik tersebut diatas.Sistem ini yaitu campuran antara Sistem Liberal dan Sistem Sosialis.
Minggu, 31 Maret 2013
Senin, 21 Januari 2013
BIROKRASI
Pengertian
Birokrasi
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, seperti yang
dikutip oleh Sujamto, dalam bukunya yang berjudul Otonomi, Birokrasi,
Partisipasi (1991), pengertian birokrasi:
Sistem Pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai
pemerintahan karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan
Cara bekerja atau susunan pekerjaaan yang serba
lamban, serta menurut tata aturan (adat dan sebagainya) yang liku-likunya dan
sebagainya.
Secara teoritis birokrasi adalah alat kekuasaan
untuk menjalankan keputusan-keputusan politik, namun dalam prakteknya birokrasi
telah menjadi kekuatan politik yang potensial yang dapat merobohkan kekuasaan.
Birokrasi juga merupakan alat politik untuk mengatur dan mewujudkan
agenda-agenda politik, sifat kekuasaan aparat birokrasi sebenarnya bukan tanpa
kendali tetapi tetap dibatasi oleh perangkat kendali dari luar dan dari dalam.
Birokrasi juga dapat dibedakan dengan dua tipe, yaitu tipe birokrasi klasik dan
birokrasi perilaku.
KEUNTUNGAN
DAN KELEMAHAN BIROKRASI
Keuntungan
Birokrasi
Teori birokrasi ini mempunyai kekuatannya yang
tersendiri, walaupun teori ini sering dikaitkan dengan pelbagai streotaip
negatif, namun teori birokrasi ini juga banyak memberikan sumbangan kepada
teori dalam pengurusan sumber manusia.
Hierarki dan definisi tanggungjawab adalah merupakan
ciri penting birokrasi dalam membantu pengurusan tempat kerja yang
tersusun. Lakaran prinsipal terhadap semua tugas haruslah jelas dan harus
disusun dalam bentuk hierarki.
Ada Aturan, Norma, dan Prosedur untuk mengatur
organisasi.
Kelemahan-kelemahan birokrasi terletak dalam hal:
a. penetapan standar efisiensi yang dapat dilaksanakan secara fungsional
b. terlalu menekankan aspek-aspek rasionalitas, impersonalitas dan hirarki
c. kecenderungan birokrat untuk menyelewengkan tujuan-tujuan organisasi
d. berlakunya pita merah dalam kehidupan organisasi
a. penetapan standar efisiensi yang dapat dilaksanakan secara fungsional
b. terlalu menekankan aspek-aspek rasionalitas, impersonalitas dan hirarki
c. kecenderungan birokrat untuk menyelewengkan tujuan-tujuan organisasi
d. berlakunya pita merah dalam kehidupan organisasi
Kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam birokrasi
sebenarnya tidak berarti bahwa birokrasi adalah satu bentuk organisasi yang
negatif, tetapi seperti dikemukakan oleh K. Merton lebih merupakan
“bureaucratic dysfunction” dengan ciri utamanya “trained incapacity”.
Usaha-untuk memperbaiki penampilan birokrasi
diajukan dalam bentuk teori birokrasi sistem perwakilan. Asumsi yang
dipergunaksn adalah bahwa birokrat di pengaruhi oleh pandangan nilai-nilai
kelompok sosial dari mana ia berasal.
Keengganan untuk mengakui adanya konflik di antara
otorita yang disusun secara hirarkis dan sulit menghubungkan proses
birokratisasi dengan modernisasi yang berlangsung di negara-negara sedang
berkembang.
Salah satu kelemahan yang sering dikaitkan dengan
birokrasi ialah “red tape” . Istilah ini merujuk kepada satu
peraturan birokrasi yang sangat berlebihan sehingga menyebabkan kelewatan
kepada sesuatu urusan ataupun proses.
BIROKRATISME
Pengertian birokratisme mengacu pada sifat
keterpakuan pada rutinitas, penolakan terhadap inovasi, keengganan memikul
tanggung jawab, kekakuan dalam menerapkan aturan, dan kecenderungan menunda
pekerjaan (Dawam Raharjo; Prisma, 1986).
Selain sebagai acuan pemahaman, pengertian ini dapat juga dijadikan pegangan
dalam evaluasi dan perbaikan.
Contoh gampangnya, Bila seharusnya di Kantor Desa
untuk membuat KTP adalah 1 Minggu, namun pada kenyataannya ternyata lebih
lama, itu termasuk Birokratisme. Kalau jadi lebih cepat itu juga
Birokratisme.
Birokratisme adalah sebuah keburukan yang
terdefinisi dengan baik, sebuah pelencengan yang buruk dan berbahaya, yang
telah dikutuk secara resmi namun tetap tidak menunjukkan tanda-tanda akan
melenyap.
DAFTAR
PUSTAKA
Sujamto. 1991. Otonomi, Birokrasi, Partisipasi.
Sumargono, ahmad. 2002. Reformasi birokrasi menuju
pemerintahan yang bersih.
Nogi Hessel Tanglilisan. 2005. Manajemen Publik.
Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
ensiklopedia nasional indonesia. 1989. Jakarta:
Cipta Adi Pustaka.
Sabtu, 24 November 2012
KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI (PERUSAHAAN)
Pengertian
Komunikasi
Salam perkembanganya Komunikasi dalam sebuah organisasi dibagi dalam beberapa hal :
Istilah komunikasi berasal dari
kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik
bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar
apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.
Beberapa definisi komunikasi :
1. Komunikasi adalah kegiatan
perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau
perasaan (Roben.J.G).
2. Komunikasi adalah sebagai
pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis,
1981).
3. Komunikasi adalah berusaha untuk
mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
Komunikasi Organisasi dapat didefinisikan sebagai pertunjukkan dan penafsiran
pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi tertentu.
Suatu organisasi terdiri dari dari unit-unit komunikasi dalam hubungan
hierarkis antara yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.
Tujuan komunikasi dalam proses organisasi tidak lain dalam
rangka membentuk saling pengertian (mutual undestanding) . Pendek kata agar
terjadi penyetaraan dalam kerangka referensi, maupun dalam pengalaman.
Komunikasi adalah salah satu fungsi
dasar dari manajemen dalam organisasi dan pentingnya hampir tidak bisa terlalu
ditekankan. Ini adalah proses transmisi informasi, gagasan, pikiran, pendapat
dan rencana antara berbagai bagian organisasi.
Hal ini tidak mungkin untuk memiliki
hubungan manusia tanpa komunikasi. Namun, komunikasi yang baik dan efektif
diperlukan tidak hanya untuk hubungan manusia yang baik tetapi juga untuk
bisnis yang baik dan sukses.
Komunikasi yang efektif diperlukan di berbagai tingkat dan untuk berbagai
aspek dalam organisasi seperti :
Untuk manajer - hubungan karyawan:
Komunikasi yang efektif informasi dan keputusan merupakan komponen penting
untuk manajemen hubungan karyawan. Manajer tidak bisa mendapatkan pekerjaan
yang dilakukan dari karyawan kecuali mereka dikomunikasikan secara efektif dari
apa yang dia ingin dilakukan? Dia juga harus yakin beberapa fakta dasar seperti
bagaimana berkomunikasi dan apa yang dapat diharapkan hasil dari komunikasi
itu. Sebagian besar masalah manajemen timbul karena kurangnya komunikasi yang
efektif. Kemungkinan kesalahpahaman dan keliru dapat diminimalkan dengan sistem
komunikasi yang benar.
Untuk motivasi dan semangat kerja karyawan:
Komunikasi adalah juga merupakan alat dasar untuk motivasi, yang dapat
meningkatkan moral para karyawan dalam suatu organisasi. Komunikasi yang tidak
tepat atau rusak antara karyawan atau antara manajer dan bawahannya adalah
penyebab utama dari konflik dan moral yang rendah di tempat kerja. Pengelola
harus menjelaskan kepada karyawan tentang apa yang harus dilakukan, seberapa
baik mereka lakukan dan apa yang dapat dilakukan untuk performa yang lebih baik
untuk meningkatkan motivasi mereka. Dia bisa menyiapkan pernyataan tertulis,
jelas menguraikan hubungan antara tujuan perusahaan dan tujuan pribadi dan
mengintegrasikan kepentingan dari dua.
Untuk meningkatkan produktivitas:
Dengan komunikasi yang efektif, Anda dapat mempertahankan hubungan manusia
yang baik dalam organisasi dan dengan mendorong ide-ide atau saran dari
karyawan atau pekerja dan menerapkan sebisa mungkin, Anda juga dapat
meningkatkan produksi dengan biaya rendah.
Untuk karyawan:
Ini adalah melalui komunikasi bahwa karyawan mereka menyerahkan pekerjaan
laporan, komentar, keluhan dan saran ke senior atau manajemen. Organisasi harus
memiliki kebijakan komunikasi yang efektif dan cepat dan prosedur untuk
menghindari keterlambatan, kesalahpahaman, kebingungan atau distorsi fakta dan
membangun harmoni di antara semua orang yang bersangkutan dan departemen.
Pentingnya komunikasi tertulis:
Komunikasi dapat dilakukan melalui lisan atau tertulis. Dalam komunikasi
lisan, pendengar dapat membuat apa speaker coba katakan, tetapi dalam
komunikasi tertulis, teks materi di pesan adalah refleksi dari pemikiran Anda.
Jadi, komunikasi tertulis atau pesan harus jelas, tujuan dan ringkas dengan
kata-kata yang benar, untuk menghindari salah tafsir dari pesan Anda.
Komunikasi tertulis memberikan catatan permanen untuk penggunaan masa depan dan
juga memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memasang komentar mereka atau
saran secara tertulis.
Jadi, komunikasi yang efektif sangat penting untuk sukses bekerja dari
sebuah organisasi. Bisnis menulis perangkat lunak dengan grammar checker dan
teks pengayaan alat, yang meningkatkan kalimat sederhana menjadi satu lebih
profesional dan canggih, dapat digunakan untuk menulis komunikasi bisnis yang
efektif. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi alat koreksi tata
bahasa .
Bentuk Komunikasi Dalam Organisasi
Salam perkembanganya Komunikasi dalam sebuah organisasi dibagi dalam beberapa hal :
1. Management Information System
Misalnya: dengan menggunakan computer, data, informasi.
Misalnya: dengan menggunakan computer, data, informasi.
2. Telecomunication
Komunikasi dengan peralatan yang mana komunikator dan komunikan tidak
berhadapan langsung.
Misalnya: telepon, TV, e-mail, voice messaging, electronic bulletin board.
Komunikasi dengan peralatan yang mana komunikator dan komunikan tidak
berhadapan langsung.
Misalnya: telepon, TV, e-mail, voice messaging, electronic bulletin board.
3. Non verbal communication
Pralinguistic, proxemics, kinesics, chronemics, olfaksi, tactile, artifactual.
Pralinguistic, proxemics, kinesics, chronemics, olfaksi, tactile, artifactual.
4. Interpersonal communication
Komunikasi yang terjadi antar individu.
Komunikasi yang terjadi antar individu.
5. The organizational communication process
- instruksi atau komando
- laporan, pertanyaan, permintaan
- subsgroup dengan subsgroups
- staff
Bentuk Komunikasi Berdasar Struktur Organisasi
- instruksi atau komando
- laporan, pertanyaan, permintaan
- subsgroup dengan subsgroups
- staff
Bentuk Komunikasi Berdasar Struktur Organisasi
1. Superior - subordinate communication
Disebut juga downward communication yaitu komunikatornya adalah atasan
dan komunikasinya adalah bawahannya.
Katz & Kahn menyebutkan 5 bentuk komunikasi downward, yaitu:
a. memberi tugas rinci - job instruction
b. memberi informasi tentang prosedur organisasi dan latihan-latihan.
c. memberi informasi tentang rastionale of the job yaitu alasan mengapa tugas
tersebut harus dilakukan
d. memberi tahu tentang kinerja anak buah
e. memberi informasi tentang ideologi organisasi (visi, misi) untuk memudahkan
dalam mencapai tujuan organisasi.
Media yang digunakan adalah media tulis, media lesan, interaktif.
2. Subordinate - initiated communication
Disebut juga dengan upward communication yaitu komunikasi yang terjadi dari
bawahan ke atasannya.
Adapun bentuknya adalah:
a. Informasi pribadi tentang gagasan, sikap, peampilan kerja.
b. Informasi feedback tentang performance teknis, beberapa informasi penting
lainnya.
Disebut juga downward communication yaitu komunikatornya adalah atasan
dan komunikasinya adalah bawahannya.
Katz & Kahn menyebutkan 5 bentuk komunikasi downward, yaitu:
a. memberi tugas rinci - job instruction
b. memberi informasi tentang prosedur organisasi dan latihan-latihan.
c. memberi informasi tentang rastionale of the job yaitu alasan mengapa tugas
tersebut harus dilakukan
d. memberi tahu tentang kinerja anak buah
e. memberi informasi tentang ideologi organisasi (visi, misi) untuk memudahkan
dalam mencapai tujuan organisasi.
Media yang digunakan adalah media tulis, media lesan, interaktif.
2. Subordinate - initiated communication
Disebut juga dengan upward communication yaitu komunikasi yang terjadi dari
bawahan ke atasannya.
Adapun bentuknya adalah:
a. Informasi pribadi tentang gagasan, sikap, peampilan kerja.
b. Informasi feedback tentang performance teknis, beberapa informasi penting
lainnya.
3. Interactive communication
Komunikasi yang terjadi pada karyawan yang selevel.
Bentuknya adalah
a. Task coordination
b. Problem solving
c. Information sharing
d. Conflict Resolution
Komunikasi yang terjadi pada karyawan yang selevel.
Bentuknya adalah
a. Task coordination
b. Problem solving
c. Information sharing
d. Conflict Resolution
Beberapa faktor pada struktur organisasi yang
berpengaruh pada pola komunikasi antara lain
a. ukuran
b. sentralisasi - desentralisasi
c. degrees of uncertainity
a. ukuran
b. sentralisasi - desentralisasi
c. degrees of uncertainity
Daftar Pustaka :
http://dhogerz.wordpress.com/2010/10/21/komunikasi-dalam-organisasi/
http://www.borneo-drive.com/2011/06/pentingnya-komunikasi-dalam-organisasi.html
http://musfialdy.blogspot.com/2010/08/fungsi-dan-bentuk-komunikasi-dalam.html
Minggu, 28 Oktober 2012
Macam dan Tipe Organisasi
Macam dan Tipe Organisasi
Macam-macam Organisasi
1. Organisasi Niaga
Organisasi
niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macam
Organisasi Niaga adalah :
a. Perseroan Terbatas (PT)
b. Perseroan Komanditer (CV)
c. Firma (FA)
d. Koperasi
e. Join Ventura
f.
Trus
g. Kontel
h. Holding Company
2 2. Organisasi Sosial
Organisasi
Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur
pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
·
Jalur Keagamaan
·
Jalur Profesi
·
Jalur Kepemudaan
·
Jalur
Kemahasiswaan
·
Jalur Kepartaian
& Kekaryaan
3 3. Organisasi Regional & International
·
Organisasi
Regional : Organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu
saja.
·
Organisasi
International : Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.
Tipe – tipe Organisasi
Secara
garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi
formal dan organisasi informal. Pembagian tersebut tergantung pada tingkat atau
derajat mereka terstruktur. Namun dalam kenyataannya tidak ada sebuah
organisasi formal maupun informal yang sempurna.
1 1. Organisasi Formal/Resmi
Organisasi formal/resmi adalah organisasi yang di bentuk oleh sekumpulan orang/masyarakat yang memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik
yang menerangkan
hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya.
Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa
komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi
masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran organisasi formal dinyatakan secara
eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat
lainya terurutkan dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal
tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka
beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel. Contoh organisasi
formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan universitas-universitas.
2 2. Organisasi informal
Keanggotaan
pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak
sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi
anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan
tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi
informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi
informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya
dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan. Selain itu, organisasi
juga dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder (menurut
Hicks).
SUMBER : J Winardi
Drs. Dydiet Hardjito. Msc.
Arlyn J. Melcher
Sutarto



























